Tenaga ahli rekayasa energi di Indonesia

Jakarta sebagai ibukota negara Republik Indonesia dipadati orang-orang dengan jumlah yang sangat besar.

Orang-orang tersebut terdiri dari penduduk DKI sendiri (lihat disini) dan penduduk sekitar jakarta seperti Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi yang mencari rejeki di Jakarta dan ditambah orang-orang dari pelbagai negara yang juga mencari rejeki di Indonesia.

“Dimana ada gula disitu ada semut” kata orang dulu. Sekarang ini, apa katamu?

Apa itu Mechanical Engineering?

Mechanical engineering adalah suatu disiplin ilmu yang cukup luas yang menerapkan prinsip-prinsip rekayasa terhadap disain dan konstruksi mesin dan bagiannya.

Dunia moderen saat ini banyak menghadirkan benda-benda bergerak. Dari detak jam di dinding hingga roda mobil yang berputar pada sumbunya, dibuat dengan presisi yang tinggi pada bagian-bagiannya juga pada pergerakannya sehingga dia boleh berjalan mulus.

Sentuhan tangan manusia dan mesin bersatu-padu membuat sebuah mobil yang kompleks, tangan-tangan itu tahu melakukan pekerjaannya karena mereka mechanical engineer.

Mechanical engineer bekerja di banyak jenis industri dalam proses konsep, disain dan pembuatan mesin-mesin beserta komponennya. Meski ini salah satu dari disiplin yang tua namun ia terus berubah dan bertumbuh mengikuti perkembangan teknologi sehingga sampai saat ini tetap memiliki semangat dan tetap menarik untuk dijadikan sebagai jalur karir.

 

Mengapa Dunia membutuhkan Mechanical Engineering?

Garantung

If you love traditional music instrument, you must try this one.

Garantung comprises a series of wooden bar that generates an unique sound by hitting with wooden sticks as a drummer usually uses. Each bar has one tone like do, re, mi and so on.

This is one of the part of completely traditional music tools of Batak so called “uning-uningan” which performs when the people of batak hold a party of wedding or other evens.